Main Article Content

Abstract

Di balik reputasi sebagai negara produsen dan pengekspor bahan-bahan tambang terkemuka, Indonesia memiliki banyak kegiatan pertambangan rakyat skala kecil yang digolongkan sebagai PETI (pertambangan tanpa izin).  Covid-19 memperjelas posisi mereka yang rentan terhadap aspek kesehatan, ekonomi, sosial, hukum, dan lingkungan.  Perlu mengubah kebijakan dengan memberi tempat bagi kegiatan pertambangan rakyat skala kecil untuk diakui secara hukum formal, dan bantuan dalam bentuk pelatihan teknik, aspek legal, akses finansial dan pasar, untuk memberikan nilai ekonomi dan manfaat sosial yang lebih baik, serta mengurangi kerusakan lingkungan dari  kegiatan tersebut.

Keywords

pertambangan rakyat skala kecil Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Covid-19 kebijakan pertambangan Indonesia

Article Details

Author Biography

Hanan Nugroho, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI

Hanan Nugroho adalah Perencana Utama di Direktorat Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

How to Cite
Nugroho, H. (2020). Pandemi Covid-19: Tinjau ulang kebijakan mengenai PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di Indonesia. The Indonesian Journal of Development Planning, 4(2), 117-125. https://doi.org/10.36574/jpp.v4i2.112