Improving The Capacity of Human Resources in Cybersecurity to Support Defense Diplomacy in The Digital Era

Authors

  • Alia Noorayu Laksono Republic of Indonesia Defense University
  • Editha Praditya Duarte Republic of Indonesia Defense University
  • Yermia Hendarwoto Republic of Indonesia Defense University

DOI:

https://doi.org/10.36574/ae6fpy60

Keywords:

cybersecurity, human resources, cyber threats, National Cyber Resilience

Abstract

This study aims to analyze the efforts and effectiveness of enhancing Human Resources (HR) capacity in Indonesian cybersecurity during the 2020–2024 period, in response to the surge and complexity of cyber threats. Based on data from the National Cyber and Crypto Agency (BSSN), the number of cyber incidents has continued to rise sharply, a situation closely linked to the availability of competent cybersecurity human resources. The research method used is qualitative analysis and data from various literature reviews. The results indicate that although there are existing plans for Human Resources (HR) capacity development, the quantity of trained cybersecurity HR remains low, especially in advanced specialization fields such as threat intelligence, forensics, and cloud security. Furthermore, cybersecurity technologies often lag behind the latest technological advancements and emerging types of threats. The main recommendations of this study include increasing national cybersecurity HR capacity and enhancing sustainable and structured collaboration among BSSN, the Indonesian House of Representatives (DPR RI), Industry, and the cyber community to strengthen national cyber resilience.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. T. Kearney. (2018). Cybersecurity in ASEAN: An urgent call to action. A. T. Kearney.

Arianto, A. R., & Anggraini, G. (2019). Membangun pertahanan dan keamanan siber nasional Indonesia guna menghadapi ancaman siber global melalui Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII). Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 9(1), 1–17.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024, February 7). Jumlah pengguna internet Indonesia tembus 221 juta orang. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Badan Keahlian DPR RI. (2022). Penguatan keamanan siber nasional melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) bidang siber. Budget Issue Brief Politik dan Keamanan DPR RI, 2(7). https://berkas.dpr.go.id/pa3kn/analisis-tematik-apbn/public-file/bib-public-112.pdf

Badan Siber dan Sandi Negara. (2022). Lanskap keamanan siber Indonesia tahun 2022. BSSN.

Badan Siber dan Sandi Negara. (2024). Lanskap keamanan siber Indonesia tahun 2024. BSSN.

Badan Siber dan Sandi Negara. (2025). Laporan hasil monitoring National Operation Security Center. BSSN.

Chakravarti, J., & Ross, R. (2023, August 2). Indonesia hardest hit by cyberattacks in the region. Bank Information Security. https://www.bankinfosecurity.asia/indonesia-hardest-hit-by-cyberattacks-in-region-a-22720

Djari, M. L. (2021). Offline to online: 75 tahun Badan Siber dan Sandi mengabdi. BSSN.

E-Governance Academy. (2024). National Cyber Security Index (NCSI): Indonesia. https://ncsi.ega.ee/ncsi-index/

European Union Agency For Cyberseucirty. (2023). Enisa Threat Landscape 2023. Enisa. From https://www.enisa.europa.eu/sites/default/files/publications/ENISA%20Threat%20Landscape%202023.pdf

Febriansyah, M. F., Adriyanto, A., & Miftach, F. (2020). Strategi Badan Siber dan Sandi Nasional dalam menghadapi ancaman siber terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Jurnal Peperangan Asimetris, 6(2).

International Telecommunication Union. (2021). Global cybersecurity index 2020. ITU.

Islami, M. J. (2017). Tantangan dalam implementasi strategi keamanan siber nasional Indonesia ditinjau dari penilaian Global Cybersecurity Index. Jurnal Masyarakat Telematika dan Informasi, 8(2), 137–144.

Johann Ole Willers, L. G. (2026). Diplomacy in the Age of Expertise: the cASE OF cYBER dIPLOMACY. International Affairs. doi:https://doi.org/10.1093/ia/iiaf271

Klimburg, A. (2011). The Whole of Nation in Cyberpower. Georgetown Journal of International Law. From https://www.jstor.org/stable/43133826

Libicki, M. C. (2014). Why Cyber War Will Not and Should Not Have Its Grand Strategist. Strategic Studies Quarterly. From https://www.jstor.org/stable/26270603

Komisi I DPR RI. (2024). Laporan singkat rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika dan Kepala BSSN terkait penanganan gangguan Pusat Data Nasional (27 Juni 2024).

Kristianti, L., & Adji, R. A. (2023, January 19). BSSN records decrease in cyberattacks in 2022. Antara News. https://en.antaranews.com/news/270015/bssn-records-decrease-in-cyberattacks-in-2022

Lembaga Kajian dan Konsultasi Fakultas Hukum Universitas Indonesia. (2023, June 16). Bank BSI pasca serangan siber: Mengungkap potensi kompensasi bagi nasabah. https://lk2fhui.law.ui.ac.id/portfolio/bank-bsi-pasca-serangan-siber-mengungkap-potensi-kompensasi-bagi-nasabah/

National Institute of Standards and Technology. (2020). NICE cybersecurity workforce framework (NIST SP 800-181). NIST.

Primawanti, H., & Pangestu, S. (2020). Diplomasi siber Indonesia dalam meningkatkan keamanan siber melalui ASEAN Regional Forum. Global Mind, 2(2). https://doi.org/10.53675/jgm.v2i2.89

Presiden Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024).

Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2021 tentang Badan Siber dan Sandi Negara.

Presiden Republik Indonesia. (2022). Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 tentang Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital.

Presiden Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Reuters. (2024, July 12). Indonesia says it has begun recovering data after major ransomware attack. Reuters. https://www.reuters.com/technology/cybersecurity/indonesia-says-it-has-begun-recovering-data-after-major-ransomware-attack-2024-07-12/

Runturambi, A. J. S., & Sutiadi, D. (2013). Manajemen sekuriti: Karakteristik lokasi dan desain. Universitas Indonesia.

Setyawan, D. P., & Sumari, A. D. W. (2019). Diplomasi pertahanan Indonesia dalam pencapaian keamanan siber melalui ADMM-Plus tahun 2014–2019 (Tesis). Universitas Pertahanan Indonesia.

Smart City Gunungkidul Kabupaten. (2024, September 14). Peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia 2024. https://smartcity.gunungkidulkab.go.id/2024/09/14/peningkatan-indeks-masyarakat-digital-indonesia-2024

Sudarmadi, D. A., & Runturambi, A. J. S. (2019). Strategi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menghadapi ancaman siber di Indonesia. Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, 2(2), 157–178.

Kementerian PPN/Bappenas. (2022). Strategi Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul dalam Kerangka Transformasi Digital Nasional. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Planning and Development, 6(2), 145-162.

Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Evaluasi Paruh Waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024: Fokus Ketahanan Siber dan Digitalisasi. Jakarta: Bappenas.

Downloads

Published

05-07-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Improving The Capacity of Human Resources in Cybersecurity to Support Defense Diplomacy in The Digital Era. (2026). Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 10(2), 197-213. https://doi.org/10.36574/ae6fpy60